Limbah lindi tempat pembuangan sampah, air limbah yang sangat kompleks yang dihasilkan dari tempat pembuangan sampah padat kota, menimbulkan tantangan signifikan karena konsentrasi polutan organik yang tinggi (BOD₅, COD), logam berat, dan nitrogen amonia, ditambah dengan kualitas dan kuantitas air yang tidak stabil. Sebagai respons terhadap tantangan ini, proses Disc Tube Reverse Osmosis (DTRO) dua tahap telah muncul sebagai teknologi yang ringkas, efisien, dan andal, sangat cocok untuk proyek pengolahan lindi skala kecil di daerah seperti Provinsi Yunnan, China. Ikhtisar Proses Sistem DTRO dua tahap mengintegrasikan pra-perlakuan, reverse osmosis (RO) primer, dan unit RO sekunder ke dalam satu perangkat yang dipasang di skid, menjadikannya ideal untuk aplikasi terdesentralisasi. Inti dari proses ini terletak pada modul membran tabung cakram, yang menampilkan desain unik dengan kekuatan mekanik tinggi dan ketahanan terhadap fouling. Hal ini memungkinkan sistem untuk menangani lindi mentah dengan pra-perlakuan minimal, mengurangi kompleksitas operasional. Keunggulan Utama
1. Efisiensi Pengolahan yang Luar Biasa: Studi kasus di Provinsi Yunnan menunjukkan bahwa proses DTRO dua tahap mencapai kualitas efluen yang jauh melebihi standar peraturan. Efluen COD₍ₙ₎ kurang dari 34 mg/L, BOD₅ ≤ 17 mg/L, NH₃-N ≤ 8 mg/L, TN ≤ 10 mg/L, dan SS pada 0 mg/L—semuanya memenuhi persyaratan ketat Standar China untuk Pengendalian Polusi di Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Padat Kota (GB16889-2008).
2. Desain yang Ringkas dan Terukur: Konfigurasi yang dipasang di skid terintegrasi meminimalkan penggunaan lahan, keuntungan penting untuk lokasi tempat pembuangan sampah skala kecil di daerah pegunungan seperti Yunnan. Desain modularnya juga memungkinkan ekspansi yang mudah untuk beradaptasi dengan perubahan permintaan pengolahan.
3. Ketahanan terhadap Fluktuasi: Toleransi membran DTRO terhadap beban polutan yang tinggi dan kualitas influen yang bervariasi memastikan kinerja yang stabil bahkan dalam kondisi dinamis, mengatasi variabilitas inheren dari lindi.
4. Pengelolaan Konsentrat yang Berkelanjutan: Cairan pekat yang dihasilkan selama pengolahan dapat disuntikkan kembali ke tempat pembuangan sampah, memanfaatkan kapasitas atenuasi alami tempat pembuangan sampah dan menghindari risiko polusi sekunder. Aplikasi Teknik di Yunnan Dalam proyek tempat pembuangan sampah kota organik Yunnan, sistem DTRO dua tahap diimplementasikan dengan kapasitas pengolahan 15 m³/hari. Pemasangan di lokasi memungkinkan “pengolahan lokal dan pembuangan lokal,” menghilangkan kebutuhan transportasi air limbah jarak jauh dan mengurangi biaya operasional. Konsumsi energi sistem yang rendah (sekitar 1,2 kWh/m³) dan persyaratan perawatan minimal lebih lanjut meningkatkan kelayakan ekonominya, dengan total biaya operasional sekitar $1,5 per meter kubik lindi yang diolah. Kesimpulan Proses DTRO dua tahap merupakan terobosan dalam pengolahan lindi tempat pembuangan sampah skala kecil, menggabungkan efisiensi tinggi, kekompakan, dan keberlanjutan. Seperti yang ditunjukkan dalam inisiatif pengelolaan limbah pedesaan Yunnan, teknologi ini memberikan solusi praktis untuk mengatasi polusi lindi dalam pengaturan terdesentralisasi, berkontribusi pada peningkatan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penerapannya yang berhasil menawarkan wawasan berharga untuk推广 proyek serupa secara global, terutama di wilayah yang menghadapi tantangan infrastruktur yang terbatas dan karakteristik air limbah yang bervariasi.